news

  • Home
  • Simposium ‘Forgotten, hidden, or difficult to access? Meanings and uses of Indonesian Manuscript and Audiovisual Heritage Collections’.

Simposium ‘Forgotten, hidden, or difficult to access? Meanings and uses of Indonesian Manuscript and Audiovisual Heritage Collections’.

Simposium ini digelar dalam rangka proyek katalogisasi mikrofilm naskah Surakarta, yang baru tuntas. Mikrofilm ini merupakan bagian dari KITLV dan dikelola Perpustakaan Universitas Leiden. Koleksi historis ini berisi informasi tentang sejarah, sastra dan bahasa, hingga arsitektur dan seni pertunjukan masa kolonial, sehingga dapat memperluas pandangan kita terhadap perkembangan sosial-budaya pada masa lalu.
Kami ingin mempromosikan koleksi-koleksi naskah, audio dan audiovisual, baik yang telah dilupakan maupun yang belum dikenal umum, sehingga warisan sosial budaya Indonesia ini nantinya dapat diakses, dinikmati dan dipelajari.
Oleh karena itu, The Library Committee KITLV/Leiden University Libraries bersama KITLV Jakarta mengundang para peneliti, civitas academica, dan umum untuk berpartisipasi pada simposium ‘Forgotten, hidden, or difficult to access? Meanings and uses of Indonesian Manuscript and Audiovisual Heritage Collections’.
Kegiatan ini akan dilaksanakan secara hibrida di Leiden dan Jakarta pada tanggal:
Kamis, 28 Oktober 2021
Pukul 15.00-17.30 WIB
(10.00-12.30 hrs. Amsterdam/18.00-20.30 hrs. Sydney/01.00-03.00 AM San Francisco)
Welcome speech:
Els Bogaerts – The Library Committee KITLV / Leiden University Libraries
Yuk, segera amankan tiket Anda dengan melakukan registrasi melalui: bit.ly/KITLVsymposium

Sampai jumpa minggu depan!

Leave a Comment