Home Page

Banner Web

Berita

April 27, 2018

Penandatanganan Letter of interest (LoI) antara Perpustakaan Nasional Republik Indonesia dan Perpustakaan Universitas Leiden

Pada tanggal 23 April 2018, Muhammad Syarif Bando selaku Kepala Perpustakaan Nasional Republik Indonesia dan Kurt De Belder, Direktur Perpustakaan...
Read More
March 8, 2018

Pameran “Treasures of the Asian Library at Leiden University” di PNRI 5-29 Maret 2018

KITLV-Jakarta mengadakan pameran "Treasures of the Asian Library at Leiden University" di Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, Jalan Medan Merdeka Selatan...
Read More
December 15, 2017

Treasures of the Asian Library at Leiden University

Pada 11 Desember 2017, KITLV-Jakarta mengadakan pembukaan pameran “Treasures of the Asian Library at Leiden University” yang bertempat di Erasmus...
Read More

Terbitan

Terbunuhnya Kapten Tack: Kemelut di Kartasura Abad XVII - MataBangsa

Dr. H.J. de Graaf, Terbunuhnya Kapten Tack: Kemelut di Kartasura Abad XVII. Penerjemah: Dick Hartoko. Yogyakarta: MataBangsa; KITLV-Jakarta, 2025, Edisi Revisi, xlii+233 hlm.

H.J. de Graaf, seorang sejarawan yang mengangkat banyak peristiwa perang Jawa. H.J. de Graaf, melalui penelitian kepustakaannya yang luas dan cermat, menempatkan peristiwa ini dengan aspek sosial, ekonomi, dan politik. Melalui buku ini, ia mengangkat peristiwa tragis kematian Kapten François Tack pada tahun 1686 yang menggambarkan hubungan kompleks VOC dan kerajaan-kerajaan di Jawa.

Kapten Tack, seorang perwira VOC terlibat dalam berbagai ekspedisi militer untuk memperkuat dominasi Belanda di Nusantara, termasuk melawan Kesultanan Mataram. Rombongan Kapten Tack disergap gerombolan orang Bali di bawah pimpinan Surapati, tak jauh dari Istana Kartasura.

Read More

Terbitan

Empat Perubahan dalam Kehidupan Kami : Hindia hilang - Indonesia datang

Wim Wertheim, Hetty Wertheim-Gijse Weenink, Empat Perubahan dalam Kehidupan Kami: Hindia hilang – Indonesia datang. Penerjemah: Susi Moeimam dan Nurhayu Santoso. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia; KITLV-Jakarta, 2025, xxii+413 hlm.

Buku ini merupakan catatan harian kehidupan Wim Wertheim dan Hetty Wertheim Gijse-Weenink. Pengalaman dua pasangan ini berhubungan dengan Indonesia, yang dimulai ketika perpindahan mereka ke Sumatra Selatan yang saat itu masih bagian dari Hindia Belanda. Lalu, ketika Wim dan Hetty bersama anak-anaknya dipenjara semasa pendudukan Jepang. Juga kembalinya keluarga Wertheim ke Belanda terjadi sesudah Perang Dunia Kedua, dan Indonesia memasuki zaman Revolusi.

Read More

Translate »