Berita
Selamat Hari Pendidikan Nasional 2024!
Perpustakaan KITLV-Jakarta kembali dibuka

๐๐๐ฅ๐๐ฃ๐๐ก๐ข ๐๐๐ฃ๐๐ค ๐๐ง๐จ๐ฎ๐๐ค ๐๐ฎ๐ซ๐ ๐ซ๐จ๐ง๐ฃ๐ ๐๐ข ๐๐๐๐ก ๐๐๐ฅ๐๐ฅ๐ฎ๐ข ๐๐ก๐จ๐ญ๐จ ๐๐ฑ๐ก๐ข๐๐ข๐ญ๐ข๐จ๐ง!
Selamat Hari Pendidikan Nasional 2024!
Perpustakaan KITLV-Jakarta kembali dibuka

Dr. H.J. de Graaf, Terbunuhnya Kapten Tack: Kemelut di Kartasura Abad XVII. Penerjemah: Dick Hartoko. Yogyakarta: MataBangsa; KITLV-Jakarta, 2025, Edisi Revisi, xlii+233 hlm.
H.J. de Graaf, seorang sejarawan yang mengangkat banyak peristiwa perang Jawa. H.J. de Graaf, melalui penelitian kepustakaannya yang luas dan cermat, menempatkan peristiwa ini dengan aspek sosial, ekonomi, dan politik. Melalui buku ini, ia mengangkat peristiwa tragis kematian Kapten Franรงois Tack pada tahun 1686 yang menggambarkan hubungan kompleks VOC dan kerajaan-kerajaan di Jawa.
Kapten Tack, seorang perwira VOC terlibat dalam berbagai ekspedisi militer untuk memperkuat dominasi Belanda di Nusantara, termasuk melawan Kesultanan Mataram. Rombongan Kapten Tack disergap gerombolan orang Bali di bawah pimpinan Surapati, tak jauh dari Istana Kartasura.

Wim Wertheim, Hetty Wertheim-Gijse Weenink, Empat Perubahan dalam Kehidupan Kami: Hindia hilang โ Indonesia datang. Penerjemah: Susi Moeimam dan Nurhayu Santoso. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia; KITLV-Jakarta, 2025, xxii+413 hlm.
Buku ini merupakan catatan harian kehidupan Wim Wertheim dan Hetty Wertheim Gijse-Weenink. Pengalaman dua pasangan ini berhubungan dengan Indonesia, yang dimulai ketika perpindahan mereka ke Sumatra Selatan yang saat itu masih bagian dari Hindia Belanda. Lalu, ketika Wim dan Hetty bersama anak-anaknya dipenjara semasa pendudukan Jepang. Juga kembalinya keluarga Wertheim ke Belanda terjadi sesudah Perang Dunia Kedua, dan Indonesia memasuki zaman Revolusi.